Showing posts with label Artikel AC. Show all posts
Showing posts with label Artikel AC. Show all posts

Cara Menggunakan AC yang Benar Agar Tahan Lama dan Hemat Listrik

Cara Menggunakan AC yang Benar Agar Tahan Lama dan Hemat Listrik : Kali ini saya akan menjelaskan bagaimana cara menggunakan AC agar tahan lama dan lebih hemat listrik. Informasi ini haruslah kami beritahukan karena begitu banyaknya client kami yang melakukan kesalahan yang cukup fatal saat mengoperasikan AC (Air Conditioner ). Karena ketidak tahuan itulah kebanyakan dari mereka banyak yang menyalahkan merk AC itu sendiri, padahal memang bukan salah AC nya atau merk AC nya, padahal kesalahan memang ada pada pengguna AC itu sendiri.

Baik, saya tidak akan panjang lebar lagi, akan saya jelaskan bagaimana Cara Menggunakan AC yang Benar Agar umur AC lebih Tahan lama dan Hemat bayar Listriknya.

1. Harap untuk dipastikan Ukuran PK AC mencukupi untuk kebutuhan ruangan.

Cara Menggunakan AC yang Benar Agar Tahan Lama dan Hemat Listrik

Hal seperti ini ialah hal yang paling sering sekali terjadi, banyak orang menyalahkan AC nya tidak bagus, atau AC setelah di service dan tambah Freon, AC masih saja tetap tidak dingin, bahkan ada juga yang sampai menyalahkan kepada teknisi AC bahwa teknisi itu tidak becus kerjanya, padahal memang sudah diberikan penjelasan dari awal bahwa ukuran AC tersebut tidak bisa untuk mendinginkan ruangan tersebut dikarenakan memang ukuran ruangan yang terlalu besar bila dibandingkan dengan kapasitas AC nya.

Rumus untuk mengetahui kapasitas AC yang dibutuhkan untuk setiap ruangan yaitu, misalkan ruangan yang ana miliki adalah 4x3 meter, berapakah ukuran AC yang dibutuhkan untuk bisa mendingankan ukuran ruangan tersebut ??? cara mengetahuinya ialah Panjang X Lebar X 500, jika ukuran ruangan yang anda miliki adalah 4x3 meter x 500 = 6000, jadi jika anda ingin membeli AC cukup dengan ukuran 3/4 PK, karena AC ukuran 3/4 PK memilik jumlah BTU 7000.

Jadi sangat saya sarankan janganlah menggunakan AC yang ukurannya terlalu kecil, karena jika terlalu kecil akan cepat merusak kompresor AC, karena kompresor AC akan terus-terusan bekerja tanpa henti sampai suhu ruangan yang diinginkan tercapai, disamping itu pula listrik yang dibayarkan akan lebih mahal karena itu tadi, kompresor AC yang tidak pernah berhenti untuk bekerja. Dan jangan pula menggunakan ukuran AC yang terlalu besar, karena disamping terlalu dingin, listrik yang dikeluarkan pun lebih besar, karena untuk proses Star Kompresor awalan itu memerlukan daya listrik yang cukup tinggi, apalagi jika ukuran AC yang digunakan itu antara 1,5 PK s.d. 2.5 PK.

2. Jika AC Tiba-tiba mati, apakah itu Turun MCB/meterannya, atau Human Error lainnya, jangan langsung untuk dinyalakan

Setidaknya berikan waktu jeda 1 menit untuk mulai kembali menyalakan AC, mengapa demikian?? karena kita memberikan waktu untuk Freon atau oli kompresor agar masuk kembali ke dalam kompresor. Dengan cara ini maka kompresor akan memiliki umur lebih panjang atau lebih tahan lama.

3. Atur Suhu Remote AC jangan Sampai di 16 Derajat Celcius dengan Kecepatan Kipas Maksimum

Inilah salah satu terbesar kesalahan saat mengoperasikan unit AC. Tolong diingan bahwasanya AC adalah Air Conditioner dan bukan Water Cooler. Cukup dengan mengatur pada suhu 24 derajat Celcius dan Kecepatan kipasa pada setelan 1 atau 2 harusnya sudah cukup untuk ruangan anda merasa nyaman jika BTU atau ukuran AC memang sudah cukup.

Jika Anda pernah pergi ke kota Lembang Bandung menjelang pagi, yang menurut pengukur suhu udara itu sudah mencapai 18 derajat celcius, itu saja sudah bisa membuat kita menggigil atau bahkan sampai mulut kita keluar asap. Kira-kira apakah pernah Anda berpikir suhu ruangan Anda bisa mencapai 16 derajat celcius??? untuk mendapatkan suhu 20 derajat pun rasanya tidak mungkin tercapai terkecuali memang anda menggunakan AC yang berukuran sangat jauh dari ukuran ruangan Anda. Misalkan ukuran ruangan Anda cukup dengan menggunakan AC setengah PK, Suhu 20 derajat bisa tercapai jika Anda menggunakan ukuran AC 2 PK atau 2.5 PK, tapi kan tidak mungkin seperti itu, kecuali untuk ruangan Server, memang harus seperti itu.

Untuk cara kerja AC yang bukan inverter itu sebenarnya seperti berikut. Misalnya saja anda mengatur suhu pada remote AC Anda itu 23 derajat. Ketika AC anda sudah menyala tidak lama kemudian akan terdengar suara TEK....... yang berarti menandakan kompresor AC Anda sudah bekerja dan melakukan prosen pemompaan Freon ke Evaporator AC Anda (Indoor Unit) dan disembur oleh blower/ kipas sehingga angin yang keluar ialah angin dingin. Komponen yang bernama termostat yang berada pada unit indoor AC akan bekerjasama dengan sistem yang ada di AC agar suhu ruangan menjadi 23 derajat celcius. Maka saya ingatkan bahwa suhu ruangan itu tidak akan sama dengan suhu yang ada di AC atau di remote.  Jadi Suhu yang ada di remote AC itu hanyalah untuk memerintahkan AC mendinginkan ruangan sampai dengan 23 derajat celcius. Nah yang jadi pertanyaan, apakah kira2 AC mampu mendinginkan sampai dengan 23 derajat celcius??? jawabannya bisa ia bisa tidak. Jawaban bisa ia jika memang kapasitas AC mamang cukup besar dengan ruangan yang cukup kecil, dan tidak ada udara terbuka pada ruangan tersebut (ruangan tertutup rapat). Untuk mendapatkan suhu 23 derajat saja harus dengan persyaratan seperti itu, bagaimana jika suhu yang diinginkan yaitu 16 derajat ?? jawaban saya tidak akan mungkin.

Selama Suhu ruangan yang diinginkan belum tercapai, maka kompresor akan terus-terusan bekerja tanpa henti sampai suhu yang diinginkan tercapai atau kompresor menjadi terlalu panas maka akan dimatikan oleh pengaman kompresor. Ketika itu akan terdengar kembali bunnyi tek yang menandakan  kompresor AC mati. Jika suhu yang dibutuhkan sudah tercapai maka kompresor akan mati dan angin yang keluar dari blower indoor hanya angin saja (angin yang tidak terlalu dingin) dan apabila suhu ruangan sudah mulai panas kembali maka kompresor dengan sendirinya akan menyala kembali dan ditandai dengan bunyi tek lagi.

Hal seperti ini akan terus terjadi selama AC dinyalakan. Coba sekarang Anda bayangkan apa yang terjadi bila anda melakukan pengaturan pada remote AC itu 16 derajat celcius??? Sedangkan suhu diruangan Anda tidak akan pernah tercapai sampai 16 derajat sehingga menyebabkan kompresor AC Anda bekerja tanpa henti dan bisa menyebabkan panas berlebih sehingga menyebabkan Over Heat (kelebihan panas) tindakan seperti inilah yang akan menyebabkan umur kompresor AC anda tidak lama. Padahal yang seharusnya dengan suhu 23 atau 24 derajat saja dengan setelan kipas 1 atau dua sudah cukup dingin banget. Jika masih tidak dingin dan AC Anda dipastikan tidak ada masalah, maka ukuran AC anda lah yang bermasalah.

Berbeda untuk cara kerja AC Inverter, Kompresor AC inverter tidak pernah mati, yang ditambah atau dikurangi hanya daya AC ke kompresor. Kelebihan utama dari inverter ialah selain hemat listrik karena kompresor menyala terus dengan stabil diibaratkan seperti kita mengendarai mobil, bila kita pergi mengendarai mobil dengan keadaan jalan yang lancar maka akan lebih hemat bensin berbeda bila kita mengendarai mobil dengan keadaan jalan yang macet, sebentar gas, sebentar rem, pasti lebih boros bensin mengendarai mobil ketika macet kan.

Untuk AC konvensional atau non inverter, fluktuasi suhu ruangannya adalah kurang lebih 2 derajat celcius, sedangkan untuk AC inverter fluktuasi suhu ruangannya adalah 0.5 derajat celcius. Ya kalo secara teorinya, AC Non Inverter anda mengatur suhu 23 derajat celcius, suhu yang bisa tercapai antara 21-25 derajat celcius. Karena begitulah mengapa kita merasa kedinginan ketika jam 4 pagi dan kita pun mematikan AC kamar tidur kita, betul kan?? Berbeda sekali dengan menggunakan AC berjenis Inverter, jika kita mengatur suhu pada AC inverter itu 23 derajat celcius, maka suhu tersebut akan terus terjaga sampai kita bangun kembali dari tidur karena suhu ruangan akan menjadi 22.5 derajat celcius atau 23.5 derajat celcius.

Kembali lagi pada pengaturan suhu dan fan pada remote. Jadi bisa dipastikan biarpun anda menggunakan AC inverter, selama itu pula anda mengatur suhunya 16 derajat celcius dan fan maksimum jadi yang namanya hemat listrik itu tidak akan pernah terjadi atau NOL BESAR, bahkan juga bisa lebih boros bila dibandingkan dengan AC konvensional atau non Inverter. Mengapa hal ini bisa terjadi? karena biasanya AC Inverter memiliki Watt yang lebih besar disaat start awal untuk proses mendinginkan ruangan lebih cepat. So, bila Anda tetap saja keukeuh..atau sukanya/ sudah terbiasa atau apalah, sangat saya sarankan alangkah baiknya menggunakan AC Low Watt saja, bisa saya jamin bisa lebih hemat listrik.

Jadi kesimpulannya Cara menggunakan AC yang benar dan hemat listrik ialah cukup dengan mengatur remote pada suhu 23-24 derajat tergantung dari level ketahanan dingin anda. Ya sampai anda masih bisa tidur pake AC tidak pakai selimut tapi tidak kedinginan dan tidak kegerahan itulah titik suhu ternyaman anda. Jika sudah menemukan keadaan seperti itu, biasakan agar pengaturan remote AC tetap seperti itu, sehingga dengan begitu bisa memanjangkan usia AC anda dan lebih hemat dalam membayar listrik rumah Anda.

4. Jangan Lupa AC Selalu dibersihkan dan di Cek Freonnya minimal 3 Bulan Sekali

Unit AC yang sudah kotor terutama sekali di Fileter-nya, evaporator dan blowe AC akan membutuhkan daya yang sangat extra untuk bisa mencapai kondisi yang ideal untuk pendinginan. Salah satu ciri AC sudah mulai kotor misalnya jika kita melakukan pengaturan Fan di ukuran 1 sudah cukup dingin, dan ini pengaturan Fannya harus maksimal baru dingin, itu salah satu pertanda bahwa AC anda harus segera di Service/Cleaning. Telat service juga bisa menyebabkan pemborosan listrik karena AC yang harus bekerja lebih extra untuk bisa mendinginkan ruangan. Begitu pula dengan outdoor (mesin AC), bila outdoor sudah kotor, maka proses pembuangan panas tidak maksimal, disamping lebih boros listrik, AC pun menjadi kurang dingin atau tidak dingin.

Jika di dalam ruangan AC ada yang merokok, atau disekitar AC tersebut menggunakan karpet, atau berdekatan dengan dapur, maka saya sarankan untuk melakukan service AC paling telatnya 2 bulan sekali. Bagi Anda yang tinggal di daerah Ancol, Pantai Indah Kapuk, Pluit, Pantai Mutiara. Kami sungguh sangat menyarankan agar melakukan service AC nya minimal dua bulan sekali dengan menggunakan air PAM dan bukan menggunakan air tanah agar pembentukan karat terhadap unit AC akibat dari udara laut bisa diminimalisir.

5. Ketika Menyalakan AC Jangan Sampai Pintu Terbuka atau sering Buka Tutup Pintu

Ini juga salah satu masalah yang sering terjadi bagi para pengguna unit AC, jika kita memang sering keluar masuk ruangan yang ber AC, mohon diperhatikan agar pintu selalu ditutup kembali. Atau jika kamar kita memang ada kamar mandinya, mohon untuk dipastikan pintu agar selalu ditutup kembali. Mengapa kami sarankan demikian? karena begitu ada pintu yang terbuka, maka udara dingin yang terdapat pada kamar maka akan keluar karena ada udara terbuka akibat dari sering dibuka tutupnya pintu ruangan, sehingga menyebabkan kinerja kompresor AC bisa lebih lama, harusnya kompresor sudah berhenti bekerja atau beristirahat, dikarenakan suhu ruangan yang belum tercapai karena seringnya pintu dibuka tutup yang menyebabkan udara dingin banyak yang keluar, maka kompresor AC akan bekerja lebih lama.

Bagi Anda yang belum membeli AC dan berencana untuk membeli AC, tolong agar bisa dipastikan sebelumnya bahwa ukuran AC yang anda beli mencukupi dengan ruangan yang akan anda pasang AC, jika bingung alangkah baiknya anda menanyakan kepada penjual AC nya dengan memberikan informasi mengenai ukuran kamar atau ruangan yang akan anda pasangi AC.

Baca JugaBeberapa Jenis Freon berikut Perbandingannya R32, R22, R410A dan R290

Sekian informasi singkat dari kami, mudah-mudahan informasi ini bisa bermanfaat untuk anda-anda sekalian, Terima kasih..


Read more »
Home Contact Us Privacy Policy Disclaimer Sitemap